Cinta Pertama oleh Pringadi Abdi Surya

0 Shares

Takdir kita ditulis sejak kau angkat teleponku,
“Halo, kau adalah cinta pertamaku,
apa kau mau jadi cinta terakhirku?”

Tapi diam tak pernah menjadi bahasa terbaik
bagi kita untuk membincangkan
angan-angan yang cenderung rapuh
Sebuah pijakan lemah anak lelaki kurus saja akan mudah
mematahkannya dan waktu yang tak pernah bosan
menjadi peneman perjalanan akhirnya juga ikut menyerah

PS: Selengkapnya, kamu bisa baca bukunya. Jangan membeli yang bajakan yaa!

Abdi Surya, Pringadi. 2019. “Sejumlah Pertanyaan Tentang Cinta” (Halaman 16). Jakarta. PT Elex Media Komputindo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *